Sumber: ekonomi.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Indonesia akan mengimpor ayam asal Brazil akibat kekalahan dalam sengketa dengan Brasil di World Trade Organisation (WTO) terkait dengan impor unggas dari Brasil.

Dalam hal ini, peternak berharap impor yang masuk bukan jenis potongan paha ayam atau chicken leq quarter (CLQ). Sebab, masuknya CLQ akan membuat harga ayam lokal anjlok.

Anggota Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) Guntur Rotua menyebutkan, impor CLQ pada awal tahun 2000 membuat harga ayam peternak lokal jatuh hingga Rp 9.000 per kilogram (kg).

Baca: Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Rp 2 Triliun

Guntur mengatakan, apabila produk CLQ masuk ke Indonesia, harga ayam peternak lokal pasti akan hancur.

“Kalau yang masuk itu (ayam) karkas utuh, kami enggak terlalu khawatir. Tapi kalau yang masuk CLQ, harga (ayam peternak lokal) pasti akan hancur parah,” kata dia, Minggu (22/9).

Dia menuturkan, jika ayam impor CLQ memenuhi pasar domestik, ada lima segmen pasar yang akan diambil.

“Nah kalau CLQ ini boleh masuk, itu bahaya karena harganya pasti jauh beda, ada segmen pasar 5 persen saja yang diambil oleh mereka, maka suplainya bisa lebih banjir lagi,” tuturnya.

Terkait hal ini, Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin meminta agar permasalahan ini dapat diatasi tanpa mengganggu kepentingan peternak nasional.

Dia juga menyoroti permasalahan permintaan daging ayam dan telur yang terus meningkat setiap tahun namun faktanya stabilitas peternak masih terpuruk.

“Ini berarti ada yang salah dalam mengelola sektor ini. Mungkin kebijakan ekonomi sektor peternakan harus diubah total,” ungkapnya. (sh/ekonomi.bisnis/republika)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*