Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Sembilan perusahaan mainan asal Indonesia bekerjasama dengan perusahaan Qiao Qiao, perusahaan China yang memproduksi berbagai mainan playground outdoor maupun indoor. Hasilnya, mainan asal China ini akan didatangkan dan didistribusikan di Indonesia.

“Kami akan membantu distribusi permainan tersebut, khususnya untuk Indonesia, ” kata Ketua Asosiasi Mainan Indonesia Sutjiadi Lukas, Rabu Rabu (17/4).

Sutjiadi mengatakan, kerjasama ini praktis akan berjalan pada Juli 2019 setelah pameran mainan terbesar se-Asia Tenggara digelar di Jakarta. Menurutnya, contoh-contoh mainan playground outdoor maupun indoor ini diperlukan untuk penjualan.

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada pabrik di Indonesia yang dapat membuat mainan playground yang berkualitas dan berteknologi tinggi. Untuk itu, pasar mainan di Indonesia sangat potensial.

Selain itu, pasar di Indonesia untuk mainan playground outdoor dan indoor sangat luas. Nantinya, mainan ini akan menyasar segmentasi seperti sekolahan, pemerintahan, taman-taman bermain, hotel, maupun restoran.

Sutjiadi menyebutkan, ada Sembilan perusahaan yang akan berinvestasi pada mainan ini. Nilai nvestasi yang ditanamkan sebesar Rp 6 miliar hingga 10 miliar. Komposisi investasi yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan Indonesia sebesar 80%, sementara perusahaan China sebesar 20%.

“Untuk awalan ini Rp 6 miliar, tetapi ke depannya tidak menutup kemungkinan akan terus berkembang,” ujarnya.

Adapun keuntungan yang dapat diperoleh dari setiap mainan yang berhasil terjual diprediksi mencapai sebesar 30% hingga 40%. Angka ini cukup besar karena mainan playground memiliki harga yang mahal, mulai dari Rp 40 juta hingga bernilai milyaran. (sh/kontan)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*