pembunuhan gandhiNew Delhi, LiputanIslam.com — India melarang peredaran film kontroversial tentang pembunuhan Perdana Menteri Indira Gandhi tahun 1984. Pemerintah menuduh film tersebut membela para pembunuh.

Sebelumnya kalangan inteligen telah memperingatkan pemerintah tentang resiko kerusuhan sosial jika film tersebut dibiarkan beredar. Demikian laporan BBC News, Jumat petang (22/8).

Film berjudul “Kaum De Heere” atau “Berlian di Tengah Rakyat” rencananya akan dirilis hari Jumat kemarin (22/8).

Film tersebut menceritakan tentang pengawal pribadi Indira Gandhi, warga keturunan Sikh yang menembak mati perdana menteri wanita pertama India itu, sebagai balasan atas perintah yang dikeluarkan Indira Gandhi untuk menyerang Kuil Emas, tempat suci kaum Sikh yang terletak di Amritsar.

Orang-orang Sikh menuduh ribuan warga Sikh tewas dalam aksi penyerangan tersebut yang dilakukan untuk membersihkan tempat suci itu dari keberadaan kelompok militan Sikh yang menuntut kemerdekaan.

Pembunuhan atas Gandhi sendiri kemudian memicu aksi kekerasan oleh warga Hindu terhadap komunitas Sikh yang diperkirakan menewaskan sekitar 3.000 warga Sikh di seluruh India.

Pada hari Kamis (21/8) otoritas perfilman India CBFC (Central Board of Film Certification) memutuskan untuk menunda pemberian ijin edar film tersebut karena kekhawatiran timbulnya terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian laporan kantor berita India Press Trust of India (PTI).

Produser film ini Ravinder Ravi sebelumnya telah membela diri atas film yang dibuatnya, namun tidak berkomentar atas pelarangan yang dilakukan kemarin.

“Saya mengikuti kasus di persidangan dan laporan penyelidikan atas pembunuhan (Indira Gandhi) itu, dan menghabiskan banyak waktu bersama keluarga Satwant dan Beant Singh sebelum membuat film ini,” kata Ravi kepada BBC Hindi.

Partai Congress yang pernah dipimpin oleh Indira Gandhi mengancam akan menggelar aksi protes jika film tersebut diijinkan. Sedangkan sayap pemuda partai itu juga telah menulis surat kepada perdana menteri Narendra Modi untuk melarang film tersebut karena menampilkan pembunuh Gandhi sebagai pahlawan.

Beant Singh ditembak mati oleh polisi tidak lama setelah membunuh Indira Gandhi. Sedangkan Satwant Singh digantung.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL