uang indiaNew Dehli, LiputanIslam.com — Pemerintah India menyatakan telah menulis surat kepada otoritas keuangan Swiss untuk melacak rekening gelap warga India di Swiss. Selain asal-usulnya yang tidak jelas, rekening tersebut telah mengelabuhi otoritas perpajakan India.

Pernyataan yang disampaikan Menkeu Arun Jaitley itu muncul setelah beberapa laporan menyebutkan bahwa pemerintah Swiss telah memberikan daftar rekening gelap India di perbankan Swiss. Demikian laporan BBC, Senin (23/6).

Sejauh ini pemerintah Swiss membantah adanya pertemuan dengan pemerintah India tentang masalah tersebut sejak Februari lalu, namun pemerintah Swiss mengakui tengah melancarkan operasi pembersihan terhadap praktik-praktik keuangan yang melanggar perpajakan.

Warga India diperkirakan memiliki rekening senilai $500 miliar di berbagai pusat perbankan dunia untuk menghindarkan pajak.

Pemerintah India akhir-akhir ini tengah melancarkan operasi untuk melacak “uang gelap”, satu dari kebijakan pertama yang dilakukan oleh pemerintahan baru Perdana Menteri Narendra Modi.

“Hari ini saya menulis surat kepada otoritas keuangan Swiss,” kata menteri keuangan India Arun Jaitley kepada wartawan, Senin (23/6).

Sebelumnya media India Press Trust of India mengutip seorang pejabat keuangan Swiss yang mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun daftar rekening milik warga India di Swiss untuk diberikan kepada pemerintah India.

“Individu-individu dan entitas-entitas ini diduga telah menyimpan dana yang menghindari pajak di perbankan Swiss dengan mengatasnamakan entitas lain selain India,” kata pejabat itu.

Satu tim khusus (Special Investigation Team/SIT) telah dibentuk oleh pemerintahan Modi bulan lalu untuk menyelidiki “rekening-rekening gelap” dan pemerintah menyebut langkah tersebut sebagai “jalan pintas”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL