italia marineNew Delhi, LiputanIslam.com — Mahkamah Agung India mengijinkan seorang anggota marinir Italia yang ditahan karena kasus pembunuhan nelayan, pulang ke negerinya untuk menjalani pengobatan.

Massimiliano Latorre, yang baru saja menjalani pengobatan di rumah sakit di New Delhi, akhirnya diijinkan pulang ke negaranya selama 4 bulan untuk menjalani penyembuhan. Demikian laporan BBC News, Jumat (12/9).

Latorre dan rekannya, Salvatore Girone, menjadi terdakwa kasus pembunuhan seorang nelayan India yang disangka sebagai pembajak laut, di Pantai Kerala tahun 2012 saat menjaga sebuah kapal tanker Italia. Kini mereka ditahan di kedubes Italia di India menunggu pengadilan atas kasus tersebut.

Sebelumnya sempat terjadi ketegangan diplomatik atas kasus tersebut setelah pemerintah Italia menolak pengadilan dilakukan di India, dengan dalih peristiwa pembunuhan terjadi di peraian internasional.

Latorre (47 tahun) menjalani pengobatan di New Delhi minggu lalu karena penyakit “ischemia”, penyakit penyumbatan aliran darah yang bisa menimbulkan stroke. Pada hari Minggu (7/9) ia keluar dari rumah sakit dan media massa lokal mengabarkan kondisinya yang membaik.

Namun Menlu Italia Federica Mogherini mengatakan ia akan lebih baik jika diijinkan berobat di negaranya sendiri. Pada hari Jumat (12/9) Dubes Italia di India mengirim surat ke Mahkamah Agung meminta agar Latorre diijinkan pulang ke Italia untuk berobat selama 4 bulan.

Pada bulan Februari tahun lalu, kedua marinir itu juga diijinkan kembali ke negerinya untuk mengikuti pemilihan umum. Mereka berada di Italia selama sebulan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL