pompa anginNew Delhi, LiputanIslam.com — Satu negara bagian di India menghentikan program sterilisasi massal setelah ditemukannya penggunaan pompa angin sepeda dalam operasi untuk mengangkat abnomen pasien. BBC News melaporkan, Kamis (4/12).

Dr Mahesh Chandra Rout, yang pada hari Jumat (28/12) menggunakan pompa angin sepeda terhadap 56 wanita, mengatakan kepada BBC News bahwa pompa angin biasa digunakan dalam operasi tersebut di seluruh negara bagian Orissa.

Para pajabat kesehatan Orissa mengatakan bahwa karbon dioksida dibutuhkan dalam prosedur operasi, dan penggunaan pompa angin bisa berbahaya.

Meski termasuk operasi ringan, operasi sterilitasi bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak dilakukan secara benar sebagaimana banyak terjadi di India. Bulan lalu sebanyak 15 wanita tewas setelah menjalani operasi sterilisasi di negara bagian Chhattisgarh. Diduga obat-obatan kadaluarsa menjadi penyebab kematian tersebut.

Laporan tentang penggunaan pompa angin sepeda dalam operasi yang dilakukan Dr Rout menimbulkan kemarahan publik karena dianggap tidak pantas dan berbahaya.

Dalam operasi sterilisasi, abdomen pasiten harus diangkat untuk menciptakan ruang dimana operasi bisa dilakukan.

Pejabat kesehatan negara bagian Orissa Arati Ahuja mengatakan bahwa operasi sterilisasi kini hanya boleh dilakukan di klinik dan rumah sakit yang memiliki perlengkapan yang memadai.

“Para dokter harus memenuhi norma-norma keselamatan internasional untuk mencegah terjadinya infeksi berbahaya,” kata Ahuja.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL