modi-abbott-tNew Delhi, LiputanIslam.com — India dan Australia menandatangani kerjasama nuklir dimana Australia akan memasok uranium kepada India. Demikian laporan Press TV, Sabtu (6/9).

Kesepakatan itu diperoleh dalam pertemuan PM Australia Tony Abbot dengan PM India Narendra Modi di New Delhi, Jumat (5/9). Abbot yang menjadi tamu dalam pertemuan itu menjanjikan India untuk memasok uranium yang telah diperkaya sebagai bahan dasar energi nuklir bagi negeri yang kekurangan energi itu.

Kedua pihak juga membicarakan berbagai isyu bilateral, regional maupun internasional, termasuk situasi di Irak dan Ukraina.

Berbicare kapada wartawan usai penandatanganan kesepakatan, Modi menekankan bahwa kedua negara akan terus meningkatkan kerjasama bilateral di bidang ekonomi maupun keamanan. Sementara Abbott mengatakan bahwa negaranya sangat mempercayai India, sehingga mau menandatangani kerjasama nuklir itu.

“Kami menandatangani kerjasama nuklir karena Australia mempercayai India akan melakukan hal-hal positif di bidang ini, sebagaimana hal-hal positif lain sejak negara ini merdeka hampir 70 tahun lalu,” kata Abbott.

Pada tahun 1998 Australia melarang penjualan uranium setelah diketahui India melakukan ujicoba senjata nuklirnya.

Pemerintahan Partai Buruh yang terdahulu pimpinan Perdana Menteri Julia Gillard mencabut larangan itu tahun 2011. Beberapa laporan menyebutkan, pengiriman bahan baku nuklir itu diperkirakan akan memerlukan waktu setidaknya 2 tahun.

Setelah India, Abbott melanjutkan muhibahnya ke Malaysia untuk bertemu PM Najib Razak. Malaysia dan Australia terlibat kerjasama intensif dalam penyelidikan kecelakaan pesawat Malaysia Airlins MH370 yang jatuh di Samudera Hindia serta MH17 yang jatuh di Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL