satelit indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — India, hari Rabu (24/9), berhasil mengorbitkan satelit pertamanya di Planet Mars dan menjadi negara ke-empat yang kini memiliki satelit di Mars setelah AS, Rusia dan Uni Eropa.

Satelit Mangalyaan yang merupakan satelit inter-planet paling murah itu akan segera memulai misinya mempelajari atmosfir Mars. Selain itu, ini adalah usaha pertama yang langsung berhasil menempatkan satelit di orbit Mars yang bahkan tidak berhasil dilakukan oleh AS dan Rusia.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa India telah berhasil meraih sesuatu yang “hampir mustahil”.

Kedatangan Mangalyaan di orbit Mars hanya berselang 2 hari setelah satelit AS, Maven, tiba di orbit Mars, Senin (22/9).

Badan antariksa AS NASA langsung mengirim ucapan selamat kepada mitranya dari India, Indian Space and Research Organization (Isro) atas keberhasilan ini.

“Kami mengucapkan selamat kepada ISRO atas kedatangannya di Mars untuk bergabung mempelajari Planet Merah,” tulis NASA dalam akun resmi twitter.

Sejak dimulainya operasi penempatan satelit pada Rabu (24/9) pagi, suasana di pusat pengendali program ruang angkasa di Bangalore bercampur antara ketegangan dan kegembiraan. Demikian laporan BBC News.

Tepukan tangan mulai terdengar setelah Mangalyaan berhasil menghidupkan mesin roketnya. Selanjutnya setelah berjalan selama 24 menit yang penuh ketegangan, satelit itu pun berhasil mencapai orbit yang diharapkan.

“Ini seperti memukul bola golf dari Bangalore ke London dan bola masuk dengan satu pukulan,” kata Deputi Direktur Operasi BN Ramkrishna.

“Hari ini seluruh rakyat India harus memberi selamat kepada para ilmuan kita. Sekolah-sekolah dan universitas-universitas harus bersorak,” kata Narendra Modi seraya menambahkan bahwa apa yang dilakukan para ilmuan tersebut lebih besar dari kemenangan tim nasional kriket dalam turnamen besar.

Biaya yang dikeluarkan India untuk misi satelit di Mars ini hanya 4.5 miliar rupee atau setara $74 juta. Sebagai perbandingan, misi satelit Maven di Mars menelan biaya hingga $671 juta.

Salah satu misi utama Mangalyaan adalah mendeteksi keberadaan methana di atmosfir Mars yang bisa menjadi indikator keberadaan aktifitas biologis di permukaan atau di bawah permukaan planet Mars.

Mangalyaan diluncurkan dari pusat peluncuran roket Sriharikota di Teluk Benggala, 5 November 2013. Satelit ini kini bergabung dengan 4 satelit lainnya yang mengorbit Mars, yaitu Maven (AS), Mars Odyssey (AS), Mars Reconnaissance Orbiter (AS) and Mars Express (Uni Eropa).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL