Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Hasil riset Global Hunger Index (GHI) menyebutkan indeks kelaparan Indonesia berada dalam kategori serius.

GHI menklasifkasi lima kategori kelaparan, yakni level rendah dengan skor kurang dari 9,9, level moderat dengan skor 10-19,9, level serius dengan skor 20-34,9, level mengkhawatirkan dengan skor 35-49,9, dan level sangat mengkhawatirkan dengan skor lebih dari 50.

Dalam hal ini, Indonesia mendapatkan skor 20,1 atau masuk dalam kategori serius. Dengan skor tersebut, Indonesia menempati peringkat 70 dari 117 negara.

Baca: PBB: 821 Juta Warga Dunia Alami Kelaparan

Indeks kelaparan Indonesia memang mengalami penurunan sejak 2005, yakni 26,8 menjadi 24,9 pada 2010. Kemudian pada 2010 turun menjadi 20,1 pada tahun ini. Akan tetapi, dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, indeks kelaparan Indonesia tercatat lebih tinggi.

Thailand tercatat menempati indeks terendah dengan skor 9,9, Malaysia masuk dalam kategori rendah dengan skor 13,1, Vietnam dan Myanmar dengan skor masing-masing 15,3 dan 19,8. Sementara itu, Kamboja memiliki skor yang sama dengan Indonesia, yakni 20,1 dan Kamboja lebih tinggi dengan skor 22,8.

GHI menggunakan empat indikator untuk menetapkan skor indeks kelaparan pada suatu negara. Pertama, kekurangan gizi, yakni yang asupan kalorinya tidak mencukupi. Kedua, child wasting, yakni permasalahan gizi pada anak di bawah lima tahun. Ketiga, stunting, yakni terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak di bawah lima tahun, dan tingkat kematian anak-anak di bawah lima tahun.  (sh/kompas/wartaekonomi)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*