Sumber: nawacita.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman menilai pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan tidak memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Rizal mengungkapkan, Indef telah mengkaji dua provinsi di Kalimantan yang dinilai menjadi calon kuat lokasi ibu kota baru, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur.

Baca: Prediksi Titik Ibu Kota Baru di Tiga Kawasan Kaltim

“Wilayah di Pulau Kalimantan itu, kami coba kaji Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur yang kelihatannya menjadi calon ibu kota baru dari ketiga alternatif pemerintah,” ungkap Rizal, Jumat (23/8).

Dari hasil kajian tersebut ditemukan bahwa dampak pemindahan ibu kota terhadap PDB riil nasional sangat kecil dan tidak memberikan dampak yang terukur, yakni 0,0001 persen.

“Namun nilainya sangat kecil dan tidak signifikan,” ujarnya.

Dia mengatakan, dampak positif dari pemindahan ibu kota hanya pada pertumbuhan PDB di tingkat regional, yakni PDB Kalimantan Tengah sebesar 1,77 persen dan Kalimantan Barat sebesar 0,01 persen. Sedangkan, PDB terhadap provinsi lainnya bernilai negatif.

Dari sisi konsumsi rumah tangga, peningkatan terjadi di Kalteng sebesar 2,37 persen. Akan tetapi, konsumsi rumah tangga justru turun sebesar 0,02 persen di tingkat nasional. Dari sisi investasi, investasi di Kalteng diperkirakan tumbuh 1,59 persen, namun secara nasional nilainya nol.

Sementara itu, kata Rizal, dampak pemindahan ibu kota lebih nefatif di Kalimantan Timur (Kaltim) dibandingkan di Kalteng.

“Kami melihat di Kalimantan Timur ini justru menunjukkan dampak yang lebih negatif,” ucapnya.

Jika ibu kota dipindahkan ke Kaltim, dampak positif hanya akan terjadi di Kaltim dengan PDB meningkat sebesar 0,24 persen. Sementara PDB riil secara nasional diperkirakan tidak memberikan dampak apa-apa dan provinsi lainnya berpotensi menunjukkan angka yang negatif. (sh/cnnindonesia/detik)

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*