masjid osloOslo, LiputanIslam.com — Imam masjid terbesar di kota Oslo, ibukota Norwegia, mengalami luka parah setelah diserang dengan kampak kecil oleh seseorang, Senin malam (16/6). Sampai saat ini penyerang masih dalam pengejaran polisi.

Sebaimana dilaporkan kantor berita AFP, sang Imam, Nehma Ali Shah diserang saat sedang berjalan pulang ke rumahnya dari Masjid Central Jamaat Ahlu-Sunnah yang terletak di pusat kota Oslo.

Nehma Ali Shah menderita luka parah di bagian wajah dan tangannya. Namun kondisinya kini telah stabil setelah menjalani operasi.

Polisi: Motif dan Pelaku Masih Belum Diketahui
Sementara itu jubir kepolisian Grete Lien Metlid dalam pernyataan yang dilaporkan oleh situs The Foreigner, Selasa (17/6), mengatakan bahwa penyidik masih belum menemukan pelaku dan motif penyerangan.

“Kami menganggap semua kemungkinan bisa terjadi,” kata Metlid.

“Kami memperlakukan kasus ini sebagai percobaan pembunuhan karena apa yang terjadi. Identitas pelaku masih belum diketahui. Pada saat yang sama sebagian dari penyelidikan mengarah pada kaitan dengan pekerjaannya (Imam),” kata Metlid lagi.

Putra sang Imam, Jawad Haider, mengatakan bahwa luka yang dialami sang ayah tidak terlalu dalam dan ia berharap bisa pulang ke rumah secepatnya.

Polisi menyebutkan pelaku penyerangan mengenakan topeng saat beraksi dan polisi juga telah memiliki rekaman peristiwa penyerangan.

Polisi juga menemukan mayat seseorang di area yang tidak terlalu jauh dari lokasi penyerangan dan menduga pelaku pembunuhan adalah orang yang sama yang menyerang Imam.(ca/voice of russia/the foreigner)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL