Bosnian imam attacked 7 times by extremists for saying Bosnians shouldn’t fight in Syria.Trnovi, LiputanIslam.com — Seorang Imam masjid di Bosnia, Selvedin Beganovic, mengalami 7 kali serangan bersenjata karena menolak aksi “jihad” di Suriah ataupun di Irak. Demikian sebagaimana dilaporkan oleh Huffington Post, Selasa (6/1).

Serangan terakhir terjadi akhir Desember 2014 lalu ketika seorang militan berjenggot panjang tiba-tiba menyerangnya di halaman masjid, kemudian menindih dan menikamkan pisau tiga kali ke dada Beganovic.

“Kini aku akan membunuhmu!” kata penyerang itu sebelum kemudian melarikan diri.

Itu bukan serangan acak karena Beganovic telah mengalami 7 serangan serupa sepanjang tahun lalu. Tiga kali di antaranya terjadi bulan Desember lalu.

Menurut Beganovic serangan-serangan yang terjadi pada dirinya disebabkan karena sikapnya yang konsisten menolak aksi “jihad” di Suriah dan Irak.

“Itu bukan perang kita,” katanya kepada Associated Press di kotanya yang kecil di barat-laut Bosnia, seraya menambahkan bahwa perang sesungguhnya di Bosnia adalah melawan kemiskinan, pengangguran dan ketidak pedulian sosial.

Para pejabat Bosnia memperkirakan sekitar 150 warga Bosnia telah bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Suriah dan Irak, sebagian besar bergabung dengan kelompok ISIS. Bagi sebagian besar warga muslim Bosnia yang umumnya moderat, kelompok itu hanyalah kelompok minoritas.

Bulan lalu pengadilan Bosnia mendakwa seorang imam masjid yang mencoba merekrut anggota bagi kelompok ISIS di Suriah dan membentuk organisasi teroris di Bosnia.

Menurut Beganovic, ISIS adalah kelompok sesat dalam Islam.

“Kapan Nabi Muhammad pernah menyembelih orang. Kapan beliau mengambil pisau untuk membunuh jurnalis tidak berdosa?” katanya.

Kepala Kepolisian Bosnia Dragan Lukac menuduh orang-orang yang kembali dari Suriah sebagai pelaku aksi-aksi kekerasan terhadap Beganovic. Ia dan jajarannya kini tengah mengejar pelaku serangan terhadap Beganovic.

“Semua orang yang kembali dari medan perang itu adalah berbahaya,” kata Lukac.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*