antibiotikWashington DC, LiputanIslam.com — Ilmuwan AS berhasil menemukan antibiotik baru. Penemuan ini dianggap sebagai “pengubah permainan” setelah tidak adanya jenis antibiotik baru yang ditemukan sejak tahun 1987, sementara bakteri terus berkembang menjadi lebih tahan terhadap jenis-jenis antibiotik.

Sejak penisilin ditemukan tahun 1928, beberapa jenis obat antibiotik berhasil ditemukan manusia. Namun sejak penemuan antibiotik lipopeptides tahun 1987 hingga tahun lalu tidak pernah ada lagi penemuan antibiotik.

Seperti dilaporkan BBC News dengan mengutip laporan jurnal ilmiah Nature, Kamis (8/1), para peneliti dari Northeastern University in Boston, Massachusetts,  berhasil menemukan sekitar 25 jenis mikroba yang menjanjikan sebagai antibiotik baru, salah satunya yang paling menjanjikan adalah teixobactin.

Penelitian terhadap teixobactin menunjukkan daya hancurnya yang tinggi terhadap bakteri sekaligus memiliki daya hambat terhadap bakteri untuk membangun sistem ketahanan terhadap antibiotik ini. Namun untuk memastikan keampuhannya, antibiotik ini masih harus menjalani ujicoba pada manusia.

“Ini adalah antibiotic yang secara efektif telah berevolusi sehingga terbebas dari perlawanan (bakteri),” kata Prof Kim Lewis yang mengetuai tim peneliti tersebut.

Saat ini ada beberapa jenis bakteri yang diketahui telah mampu membangun sistem ketahanan yang tidak bisa dihancurkan oleh antibiotik yang ada. Di antaranya adalah extensively drug-resistant tuberculosis (XDR TB) yang menyerang sistem pernafasan manusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*