Washington, LiputanIslam.com—Profesor sains di Universitas Arizona, Dr. Guy McPherson mengatakan, keluarnya Presiden AS Donald Trump dari Perjanjian Iklim Paris tidak relevan karena pemanasan global tidak dapat dihentikan dengan perjanjian tersebut.

Trump baru-baru ini dilaporkan telah melepas negaranya dari kesepakatan untuk melawan pemanasan global, sebuah gerakan yang dipercayai akan berefek ke planet bumi.

“Respon pemerintah terhadap Penjanjian Paris tidak penting, itu hanyalah sebuah pertunjukan,” ujar McPherson dalam wawancara dengan Press TV pada Rabu (31/5/2017).

“Semua distraktsi ini, aktivitas tidak relevan ini adalah pertunjukkan yang membuat perhatian kita teralih dari kebenaran; untuk mencegah kita mengetahui bahwa kita sebagai individual akan mati dan spesies kita akan hilang, dan semuanya akan terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” jelasnya.

McPherson menambahkan, kita tidak butuh banyak waktu menganalisis respon pemerintah Trump terhadap Perjanjian Paris. “Tidak ada presiden AS yang akan menghargai perjanjian itu karena itu memang tidak bisa dihargai.”

Trump sebelumnya mengatakan, isu pemanasan global hanyalah “hoax” untuk memperlemah industri AS. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL