Sumber: nu.or.id

Pringsewu, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Pagelaran Pringsewu Lampung, KH Muhammad Nur Aziz mengatakan bahwa jangan bangga dengan ibadah yang telah kita lakukan. Apalagi kalau melakukan ibadah tetapi tidak berbagi rezeki kepada orang lain, maka hal itu termasuk yang mendustakan agama.

“Seseorang yang ibadahnya tekun dan dari pakaiannya terlihat shaleh, namun tidak mencintai sesama dengan berbagi rezeki yang diterimanya, itu termasuk golongan orang-orang yang mendustakan agama,” ucapnya di Lampung pada Minggu (22/9).

Menurutnya, semua ibadah yang dilakukan tidak akan menjamin seseorang dicintai Allah dan masuk surga-Nya. Kecuali kita mencintai hambah Allah yang lain dengan cara berbagi rezeki. “Hal ini sudah ditegaskan dalam surat Al Ma’un bahwa orang yang mendustakan agama adalah yang menghardik anak yatim dan tidak berbagi dengan orang miskin,” katanya.

Dengan berbagi, lanjut Kiai Nur Aziz, tidak akan mengurangi jumlah rezeki yang dimiliki. Sebaliknya justru akan menambahnya, karena hakikat memberi adalah menerima. Dengan bersedekah kekurangan dari hajat kita justru akan dicukupi oleh Allah.

Baca: Kominfo: Kabar Pemerintah Cabut PP Rumah Ibadah itu Hoaks

“Ini secara logika tidak masuk. Namun hidup bukan hanya sebatas logika. Keyakinan dalam hati menjadi kekuatan sendiri. Sesuatu yang tidak masuk akal, jika Allah berkehendak pasti bisa terjadi. Allah lah Sang Pemberi Rezeki dan maha segala-galanya,” ungkapnya. (aw/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*