asap riauPekanbaru, LiputanIslam.com — Hujan lebat mengguyur di sejumlah wilayah di Riau Sabtu kemarin (15/3) dan hari ini (16/3). Akibatnya kondisi kabut asap yang melanda provinsi ini pun mulai membaik.

Jarak pandang di Pekanbaru pada Minggu (16/3) pukul 10.00 wib mulai membaik dibandingkan sebelumnya yaitu 2 km. Sedangkan di Dumai 800 m. Sementara di kota Padang yang terkena imbas asap, jarak pandang 800 m. Kemarin hujan cukup merata terjadi di Rohil, Dumai, Rohul, Pekanbaru, Kampar, Kuansing, Inhu dan Pelalawan.

Update terkini penanganan bencana asap pada 16 Maret pukul 10.00 WIB menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Minggu (16/3), Presiden SBY masih mengunjungi beberapa titik kebakaran. Jam 15.00 akan memberikan pengarahan kepada para pengusaha hutan dan perkebunan.

Kepala BNPB selaku Komandan Operasi Terpadu mendampingi dan memberikan penjelasan kepada Presiden. Sementara dari pantauan satelit NOAA terlihat 18 titik api di Bengkalis 2 dan Rohil 1. Hotspot satelit Aqua/Terra (MODIS) 171 titik: Bengkalis 24, Inhil 32, Meranti 28, Pelalawan 9 dan Siak 78. Dalam upaya memadamkan api

Satgas udara kemarin berhasil melakukan 60 kali water bombing di daerah cagar biosfer Giam Siak Kecil. 9 helicopter dikerahkan untuk water bombing dan survai.

Sedang Satgas darat sudah memadamkan lahan seluas 15.837 ha dari total lahan yang terbakar seluas 19.538 ha. Areal yang terbakar lebih dari luasan tersebut karena belum dapat dijangkau. Antara lain cagar biosfer 705.271 ha. Terdiri dari Zona Inti 178.722 ha, buffer zone HTI 222.500 ha (Konsesi Perusahaan Kehutanan PT Arara Abadi dan mitra, serta masyarakat), transition area (pemukiman) 304.123 ha. Luas areal yang terbakar di kawasan ini 2.398 ha yang terdiri dari: – Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil 922.5 ha; – Suaka Margasatwa Kerumutan 373 ha; – Taman Wisata Alam Sungai Dumai 80.5 ha; – Taman Nasional Tesso Nello 95 ha; – cagar alam Bukit Bungkuk 9 ha; – Area penggunaan lain/non kawasan hutan 867.5 ha).

Upaya pemadaman terus dilakukan baik dari darat, udara dengan water bombing dan hujan buatan, dan penegakan hukum. Penegak hukum menangani 40 kasus, 60 tersangka, 7 penyelidikan, 33 penyidikan, 5 orang buron. Di antara kasus yang tengah disidik melibatkan 1 perusahaan PT. NSP.(ca/yahoo news)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL