Gaza, LiputanIslam.com—Organisasi HAM internasional, Human Rights Watch (HRW) menyerukan komunitas internasional untuk bersama-sama menuntut rezim Israel agar bertanggungjawab atas genosida di Gaza.

HRW melaporkan pada Selasa (3/7/18) bahwa sebanyak 124 warga Palestina kehilangan nyawa oleh tentara Israel dalam rangakain demonstrasi damai di perbatasan Jalur Gaza.

Jalur Gaza adalah kawasan yang telah diblokade oleh rezim Israel selama bertahun-tahun.

Laporan ini juga menyebutka bahwa terdapat lebih dari 4.000 demonstran lain yang terluka akibat peluru hidup.

Menurut data dari sumber medis Palestina, setidaknya terdapat 135 warga Gaza yang meninggal di tangan tentara Israel, termasuk diantaranya 14 anak. Sementara jumlah orang terluka mencapai 15.000, diantaranya akibat tembakan peluru dan gas air mata. Terdapat 300 orang yang sedang dalam kondisi kritis.

HRW juga mengeluarkan laporan yang mengejutkan, bahwa para pejabat senior Israel sebelumnya telah menyetujui penembakan kepada para demonstran yang tak bersenjata. Hal ini menurut mereka dapat dianggap sebagai “kejahatan perang”.

Mereka pun menuntut agar para pejabat yang melegalkan penembakan bebas ini disanksi karena menyeleweng hukum internasional.

Demonstrasi di Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei lalu, yang bertepatan dengan 70 tahun Hari Nakba  (Hari Malapetaka), yaitu waktu di mana rezim Israel mengusir 760.000 warga Palestina dari tanah mereka. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*