Polisi Nigeria membubarkan massa IMN yang berdemo di Abuja, 23 Juli 2019. (Photo by Reuters)

Abuja, LiputanIslam.com—Organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) mengecam sanksi yang baru-baru ini dijatuhkan oleh pengadilan Nigeria kepada organisasi Islam yang dipimpin ulama Syeikh Ibrahim al-Zakzaky, IMN.

HRW menuntut pemerintah Abuja agar segera mencabut sanksi itu yang disebut telah mengekang hak anggota IMN untuk “melakukan aktivitas damai.”

Pengadilan Abuja baru-baru ini mendakwa aktivitas Gerakan Islam Nigeria (IMN) sebagai “aksi terorisme dan ilegal” dan meminta pemerintah yang berwenang untuk melarang aktivitas kelompok relijius tersebut.

“Keputusan pengadilan atas gerakan Syiah ini akan mengancam hak asasi dasar semua warga Nigeria,” kata peneliti HRW Nigeria, Anietie Ewang. Menurutnya, sanksi itu memperlihatkan tindakan keras pihak penguasa yang dapat berimplikasi kepada nasib HAM yang mengerikan di seluruh Nigeria.

Selain itu, menurut HRW, sanksi itu menentang aturan konstitusi Nigeria dan juga aturan HAM internasional yang menjamin kebebasan beragama, berorganisasi dan berekspresi.

Pasukan keamanan Nigeria telah menewaskan sedikitnya 20 anggota IMN dalam sejumlah protes selama seminggu terakhir.

Organisasi ini didirikan pada akhir 1970-an di Nigeria yang memiliki populasi sekitar 3 juta Muslim Syiah. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*