mesin tikBerlin, LiputanIslam.com — Para anggota parlemen Jerman tengah serius untuk mempertimbangkan penggunaan mesik ketik manual untuk menghindari tindakan penyadapan AS.

Ketua Komisi Penyelidikan Parlemen Jerman yang menangani tindakan mata-mata AS, Patrick Sensburg, mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan satu televisi Jerman, Das Erste, Selasa (22/7).

Sebagaimana dilaporkan Voice of Russia hari ini (23/7), Sensburg membuat pernyataan tersebut menjawab pertanyaan “iseng” presenter televisi. Namun Sensburg menegaskan bahwa rencana tersebut serius. Sensburg bahkan menyebutkan bahwa pihaknya telah menggunakan mesin ketik manual dalam komunikasi internal di komisi penyelidikan yang dipimpinnya selain menggunakan e-mail terkodifikasi serta telepon kripto.

“Kami mencoba menjaga komunikasi internal kami rahasia, menggunakan e-mail terkodifikasi dan telepon kripto yang tidak bisa saya jelaskan saat ini,” katanya.

Kasus penyadapan AS atas Jerman muncul pada bulan Oktober 2013 ketika diketahui badan inteligen AS telah menyadap pembicaraan telepon kanselir Jerman Angela Merkel. Hal ini berarti seluruh pembicaraan pejabat dan politisi Jerman juga berada dalam jangkauan penyadapan AS.

Awal bulan Juli ini seorang pegawai dinas inteligen Jerman dan pegawai departemen pertahanan Jerman ditahan aparat keamanan Jerman setelah diketahui terlibat aksi mata-mata untuk dinas inteligen AS. Menyusul penahanan itu seorang diplomat AS pun diusir dari Jerman.

Sementara itu Presiden AS Barack Obama dalam percakapan telepon dengan Merkel mengatakan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama inteligen dengan Jerman, demikian keterangan pers kantor kepresidenan AS hari Rabu (23/7).

“Presiden (Obama) dan Kanselir juga saling bertukar pandangan tentang kerjasama inteligen AS-Jerman, dan Presiden mengatakan bahwa ia menginginkan memiliki komunikasi yang dekat dengannya (Kanselir Merkel) demi meningkatkan hubungan lebih lanjut,” tulis jubir pemerintah AS.

Ini adalah pembicaraan pertama antara Obama dan Merkel sejak awal Juli lalu.

Dalam pembicaraan kedua pemimpin tersebut juga dibahas tentang isu-isu program nuklir Iran dan konflik bersenjata Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL