Sumber: tribunnews.com

Pangkal Pinang, LiputanIslam.com– Tim Direktorat Krimsus Polda Bangka Belitung (Babel) menangkap seorang pria bernama Juranda Aditya (22) atas kasus dugaan penghinaan dan ujaran kebencian (hate speech) kepada Presiden Jokowi. Dirkrimsus Polda Babel, Kombes Indra Krismayadi mengatakan hinaan tersebut dilakukan tersangka melalui akun media sosial facebook.

“Pelaku ditangkap karena ujaran kebencian di media sosial Facebook,” ucapnya di Mapolda Babel, Pangkal Pinang, pada Rabu (3/7).

Menurut Indra, pihaknya menangkap tersangka setelah menerima laporan terkait akun Facebook ‘Juranda Konyol’ yang membagikan posting-an akun lain. “Yang bersangkutan membagikan posting-an orang lain, kemudian ditambahi caption ujaran kebencian terhadap Presiden,” katanya.

Baca: Penyebar Hoaks Rumah Ibadah Diserang Massa Ditangkap Polisi

Tim Polda Babel mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit ponsel, flash disk, dan tangkapan layar status Juranda. “Tersangka kini ditahan di Mapolda Babel untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ujaran kebencian,” ujar Indra.

Atas perbuatannya, Juranda dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Udang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara. (aw/detik/tribun).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*