mexixo copterTucson, LiputanIslam.com — Sebuah helikopter militer Mexico menerobos wilayah AS dan menembaki 2 petugas patroli perbatasan AS.

Jubir Satuan Pengawal Perbatasan AS, Andy Adame, mengatakan kepada pers, hari Jumat (27/6), bahwa insiden tersebut terjadi hari Kamis (26/6) sekitar 100 yard dari perbatasan kedua negara di dekat desa San Miguel di kawasan khusus orang-orang Indian Tohono O’odham. Demikian laporan BBC.

Menurut Adame, kedua petugas perbatasan AS yang ditembaki helikopter Mexico itu tidak mengalami luka-luka.

Menurut Adame, helikopter militer Mexico tersebut tengah menjalankan operasi pengawasan.

Pejabat satuan pengawal perbatasan di Tucson, mengatakan kepada media-media lokal bahwa pejabat-pejabat Mexico telah menelponnya tidak lama setelah insiden tersebut, dan menyatakan permintaan ma’af. Insiden ini tengah dalam penyelidikan.

Adame juga menambahkan bahwa para petugas pengawal perbatasan kini berurusan dengan organisasi pengedar obat-obatan yang paling berbahaya di muka bumi.

“Mereka (pengawal perbatasan) berurusan dengan elemen kriminal, mereka berurusan dengan seseorang yang terbiasa dengan pelanggaran,” katanya.

Beberapa waktu lalu US Department of Homeland Security melaporkan bahwa polisi atau tentara Mexico telah melintasi perbatasan AS 300 kali lebih dalam satu dekade terakhir.

Russia Today melaporkan beberapa waktu lalu bahwa Senat AS menyetujui tambahan anggaran $47 miliar bagi Department of Homeland Security untuk mendukung operasi-operasinya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL