Produk jualan ISIS

Produk jualan ISIS

Jakarta, LiputanIslam.com — T-shirt, hoodie dan boneka-boneka mainan berlogo ISIS dijual secara online  di media sosial. Dengan harga 10 dollar, Anda dapat membeli kemeja ISIS dengan logo dan kalimat seperti “We all ISIS” , atau “Memperjuangkan Kebebasan, Sampai Titik Darah Penghabisan.”

Seorang tentara mainan yang tersedia di Rezji.com, memegang pistol di tangannya dan bendera ISIS yang bertuliskan kalimat tauhid, “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah.”

Situs-situs pemasaran perlengkapan ISIS terdapat di berbagai media sosial. Namun, Facebook telah menghapus halaman milik ISIS dan pendukungnya setelah diberi peringatan oleh media tentang keberadaan mereka.

“Dimana terdapat konten kebencian diposting dan dilaporkan oleh pengguna Facebook, maka kami akan menghapus dan menonaktifkan account mereka,” kata seorang juru bicara Facebook kepada CNN melalui email.

Menurut peneliti dari Delma Institute di Dubai, menggunakan barang dagangan merupakan rangkaian propaganda yang digunakan ISIS untuk mendapatkan dukungan ataupun merekrut jihadis baru.

“Intinya, mereka berusaha untuk mendorong orang-orang di luar sana untuk bergabung dengan mereka,” ucapnya kepada CNN, 25 Juni 2014. Dari pantauan CNN, banyak pedangang “pernak-pernik” ISIS ini yang berasal dari Indonesia.

Peneliti terorisme JM Berger mengatakan, ia tidak akan terkejut jika aliran uang yang berjumlah besar bermuara di grup teroris ISIS.

“ISIS memiliki pendukung berbasis besar di Asia Tenggara. Sejarah panjang yang terkait dengan jihadisme, banyak jihadis yang berasal dari wilayah tersebut,” ucapnya.

Di twitterfeed, dari Rezji.com, mereka menggambarkan dirinya sebagai “distributor budaya anti-Barat” dan “bersama-sama kita berdiri dengan Anda melawan tiran.”

Onlineshop Jihad di Yogya

Onlineshop Jihad di Yogya

Pada awal tahun 2014, Institut Kebijakan dan Analisis Konflik (IPAC) menerbitkan sebuah laporan yang mengatakan bahwa konflik Suriah telah menarik para pejuang asing dari Indonesia.

“Ekstremis Indonesia lebih terlibat dengan konflik di Suriah daripada oleh perang di negara lainnya,termasuk Afghanistan dan Irak. Sejauh yang kami tahu, jumlah kombatan Indonesia masih berkisar di angka puluhan, “ demikian laporan IPAC.

Dari penelusuran Liputan Islam, memang benar ada toko-toko online yang menjual berbagai “produk jihad” mulai dari topi, syal, jacket, kaos dal berbagai ukuran hingga gantungan kunci. Berbagai quote yang mengobarkan hasrat jihad juga tercetak dalam pernak-pernik tersebut.

Contohnya adalah Toko Online Mujahidin Distro. Onlineshop yang beralamat di Yogyakarta ini, selain menjual produk secara online, mereka juga menerima pesanan untuk konveksi sesuai dengan budget pemesan. Sampai hari ini, pemerintah Indonesia masih bungkam, tidak menganggap pendukung organisasi teroris transnasional ini sebagai ancaman.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL