terhimpit ekonomiWashingtonm LiputanIslam.com — Adakah yang menganggap Amerika Serikat adalah negara yang rakyatnya sejahtera? Ternyata, berdasarkan data bulan September 2013, hampir empat dari sepuluh orang orang AS mengalami kesulitan ekonomi.  Dan sepertiga diantaranya mengungkapkan bahwa kehidupan mereka lebih buruk dibandingkan 5 tahun sebelumnya.

Federal Reserve merilis, seperempat responden menyatakan kehidupan mereka hanya ala kadarnya. Dan  13 persen lainnya mengatakan mereka harus berusaha keras untuk bisa bertahan hidup. Sebanyak 34 persen responden menyatakan kehidupannya hanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dan 30% lainnya mengaku lebih baik.

“Survei menunjukkan bahwa masih banyak rumah tangga yang berjalan dengan baik. Namun sejumlah besar dari populasi menunjukkan tanda-tanda mereka mengalami himpitan keuangan,” tulis peneliti AS, seperti dilansir Press TV, 8 Juli 2014.

Kendati masih banyak rakyat AS yang mengalami kesulitan ekonomi, tidak menghalangi pemerintah negara itu untuk menyumbangkan  uang pajak yang dibayar rakyat untuk membiayai militer Israel. Tiap tahunnya, pemerintah AS mengucurkan dana 3,2 miliar USD kepada Israel.

Pemerintah AS juga masih gemar merogoh kocek dalam-dalam untuk berperang di negara-negara Timur Tengah, seperti Suriah, Libya dan Irak. Barack Obama, Presiden AS,  bahkan telah memberikan otoritas kepada militer AS untuk melancarkan serangan udara terhadap kelompok-kelompok militan di Irak. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL