Sumber: beritagar.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga telur ayam ras di Ibu Kota terpantau mengalami kenaikan sejak awal Juli 2019. Saat ini harga telur ayam ras di Ibu Kota mencapai Rp 25 ribu per kilogram (kg).

“Telur ayam ras per kilogram (kg) mulai naik sejak Senin 1 Juli 2019. Sampai sekarang masih tinggi yaitu Rp 25 ribu per kg,” kata Kiki di Jakarta, Jumat (5/07).

Harga telur ayam berangsur naik sejak 1 Juli 2019 dari harga Rp 23 ribu per kg sampai saat ini Rp 25 ribu per kg. Akan tetapi, kenaikan ini dinilai masih dalam kisaran normal.

Baca: Harga Ayam Anjlok, Peternak Gulung Tikar

Kenaikan harga telur ayam hingga Rp 25 ribu per kg terjadi di Pasar Rumput, Manggarai, Kecamatan Setiabudi dan di Pasar Senen. Sedangkan harga telur di Pasar Grogol, Pasar Glodok, pasar Sunter Podomoro, dan Pasar Rawa Badak, dibanderol sebesar Rp 24 ribu per kg.

Selain itu, harga telur puyuh pun melonjak dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 32 ribu per kg. Sedangkan, harga telur bebek dan telur ayam kampung masih normal, yaitu Rp 2.500 per butir

“Telur Puyuh harganya naik drastis sejak tanggal 1 Juli. Biasa Rp 30 ribu satu kilonya. Sekarang menjadi Rp 32 per kilo gram,” ujarnya.

Dia menilai, kenaikan harga telur terjadi karena kurangnya pasokan dari Jawa Tengah. Daerah tersebut dikenal sebagai salah satu penyuplai kebutuhan telur di Ibu Kota.

Menurutnya, saat ini telur dari jawa tengah lebih banyak memasok untuk memenuhi kebutuhan di wilayahnya sendiri. Sebab, kata dia, di Jawa Tengah sedang banyak hajatan.

“Banyak hajatan di daerah. Jadi telur sudah habis dibeli masyarakat di daerah. Akibatnya pasokan untuk Jakarta berkurang,” ucapnya. (sh/infopangan.jakarta/liputan6)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*