Sumber: kumparan.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga bawang putih semakin mengalami kenaikan sejak dua bulan terakhir. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih di sejumlah daerah rata-rata mencapai Rp 46.900-Rp 53.350 per kg di tingkat pedagang akhir.

Haryati (33), seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, mengatakan, ada dua jenis bawang putih yang dijual para bandar, yaitu bawang putih kanting dan banci. Keduanya memiliki harga dan kualitas yang berbeda.

Dia mengaku, bawang putih kating yang memiliki kualitas bagus harganya semakin naik. Mulai harga berkisar Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu per kg di awal tahun, kini harga bawang putih kating sudah menyentuh level Rp 43 ribu-Rp 45 ribu per kg di tingkat bandar.

“Kalau yang kating itu lebih bagus kualitasnya, harganya tinggi,” ujarnya, Minggu (14/4).

Sementara bawang putih banci cenderung lebih murah, namun sepi peminat. Harga bawang putih banci di tingkat bandar dijual dengan harga Rp 28 ribu-Rp 30 ribu per kg.

Parasiang (31), pedagang lainnya, menyampaikan, dalam dua bulan terakhir harga bawang putih baik jenis kating maupun banci terus naik. Menurutnya, naiknya harga bawang putih tersebut disebabkan pasokan yang minim di tingkat bandar.

Menurut PIHPS, harga bawang putih tertinggi sampai 12 April 2019 berada di Jakarta dan Surabaya. Sedangkan, harga terendah bawang putih ada di Batam, Kepulauan Riau, yaitu Rp25.350 per Kg. (sh/republika/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*