Washington, LiputanIslam.com—Seorang pejabat Amerika, Sen. Bernie Sanders, baru-baru ini meminta pemerintah Donald Trump untuk segera mengambil langkah darurat untuk menanggulangi masalah kemiskinan yang ekstrem di AS.

Pasalnya, PBB sebelumnya mengeluarkan laporan mengejutkan bahwa terdapat puluhan juta warga Amerika yang menderita “kemiskinan yang masif”.

Merespon hal ini, Duta AS untuk PBB, Nikki Haley, mengirim surat kepada Sanders pada Kamis (21/6/18) yang berisi pesan bahwa PBB “konyol” karena melakukan pengusutan terhadap kemiskinan di Amerika. Nikki menganggap PBB tidak perlu melakukan itu karena Amerika adalah “negara paling kaya dan paling bebas di dunia.”

Sanders segera membalas surat itu, dengan berargumen bahwa PBB justru harus mengusut kemiskinan yang merajalela di Amerika karena negara ini adalah negara terkaya di planet.

“Anda benar ketika mengatakan bahwa kemiskinan di banyak negara termasuk Kongo dan Burundi jauh lebih buruk dari AS,” tulis  Sanders kepada Haley.

“Tapi, hal penting yang harus dicatat tentang kemiskinan di Amerika adalah bahwa ini terjadi di negara terkaya dalam sejarah dunia dan terjadi ketika kesenjangan kekayaan dan pendapatan mencapai tingkat tertinggi sejak 1920-an,” lanjutnya.

“Saya yakin Anda tahu, sekarang ini di Amerika meski angka pengangguran rendah, sebanyak 40 juta orang masih hidup dalan kemiskinan, lebih dari 30 juta tidak punya asuransi kesehatan, lebih dari setengah pekerja dewasa tidak punya tabungan pensiun, 140 juta berjuang untuk membayar kebutuhan dasar… dan jutaan meninggalkan sekolah dengan utang besar…,” paparnya.

Sebagai penutup, Sanders menulis: “Karena semua ini terjadi, saya secara pribadi percaya bahwa Pelapor Spesial PBB sangat layak berfokus kepada kemiskinan di AS.” (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*