Washington, LiputanIslam.com–Duta AS untuk PBB Nikki Haley mengancam bahwa serangan apapun ke provinsi Idlib di Suriah akan dibalas oleh Amerika.

Hal ini ia katakan di tengah upaya Washington untuk menghalagi tentara Suriah dan Rusia yang mencoba mengusir sisa jihadis di Idlib.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Rabu (12/9/18), Haley menyebut bahwa AS sudah pernah menyerang Suriah dua kali atas tuduhan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Damaskus.

“Jangan uji kami lagi,” katanya, menunjuk kepada pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia dan Iran.

“Tindakan buruk apapun kepada rakyat sipil di Idlib akan kami balas,” imbuhnya.

Idlib merupakan titik terakhir bagi berbagai kelompok jihadis yang berupaya menjatuhkan pemerintah Presiden Bashar Assad, dengan dukungan dari AS, Turki, Arab Saudi, dan negara lain.

Kelompok jihadis terkuat yang bercokol di Idlib bernama Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang dulu dikenal dengan nama Jabhat al-Nusra. Kelompok ini terafiliasi dengan Al-Qaeda,  organisasi teroris yang bertanggungjawab atas serangan 9/11 pada 2001 di AS. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*