Washington, LiputanIslam.com—Duta AS untuk PBB, Nikki Haley menolak rumor bahwa dirinya berhubungan seksual dengan Presiden Donald Trump, dengan menyebut rumor itu “menjijikkan” dan “sangat menghina.”

“Itu sangat tidak benar,” kata Haley kepada Politico.

Rumor ini menyebar pasca publikasi Fire and Fury: A year inside the Trump White House, oleh seorang jurnalis bernama Michael Wolff. Wolff berbicara di TV pada minggu lalu bahwa dia yakin Trump pernah berhubungan dengan duta AS itu.

Haley merespon bahwa Wolff membuat kesalahan di bukunya yang berisi klaim bahwa Trump “telah menghabiskan waktu privat yang penting” dengannya di pesawat kepresidenan Air Force One.

“Saya memang pernah berada Air Force One sekali dan ada beberapa orang di ruangan ketika saya di sana,” katanya.

Haley juga menolah tudingan bahwa telah “berbicara banyak dengan presiden” di Oval Office tentang masa depan politiknya.

“Saya tidak pernah sama sekali berbicara tentang masa depan saya dengan presiden dan saya tidak pernah sendirian bersamanya,” tegasnya.

Haley sendiri telah menikah selama 20 tahun dan memiliki dua anak. Dia adalah wanita pertama yang dipilih sebagai gubernur South Carolina dan kini menjabat sebagai duta AS untuk PBB.

Dia berpendapat, rumor yang berseliweran bahwa dirinya pernah berhubungan dengan presiden merupakan bentuk serangan atas perempuan yang berhasil duduk di kursi kekuasaan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*