New York, LiputanIslam.com–Duta AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan penjatuhan Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah salah satu prioritas dalam pemerintahan Trump.

“Tidak akan ada pilihan solusi politik jika Assad masih menjadi pemimpin rezim,” kata Haley dalam wawancara dengan CNN, pada Sabtu (8/04/2017).

“Jika Anda menyadari apa yang dilakukannya, sulit melihat sebuah pemerintahan yang damai dan stabil dengan Assad,” tegasnya. “Penggantian rezim adalah apa yang kami pikir akan terjadi tak lama lagi.”

Namun, Haley menyatakan bahwa perlawanan terhadap kelompok teroris ISIS masih menjadi tujuan penting di Suriah.

Pernyataan ini dikeluarkannya setelah militer AS meluncurkan serangan misil ke pangkalan udara Suriah pada Jumat lalu. Presiden Donald Trump mengatakan operasi tersebut adalah respon dari serangan bom kimia yang dituding AS dilakukan oleh pemerintah Assad.

Sementara itu, Menlu AS Rex Tillerson mengatakan pada hari yang sama bahwa prioritas utama AS adalah mengalahkan ISIS.

Sesudah ISIS sudah ditaklukkan, “saya pikir kami bisa mengalihkan perhatian untuk menstabilkan situasi di Suriah,” kata Tillerson dalam wawancara dengan CBS.

“Jika kita bisa menyelesaikan masalah di Suriah, maka kami berharap kita dapat memulai proses politik yang berguna,” ujarnya.

Tillerson dijadwalkan bertemu dengan pemerintah Rusia selama dua hari. Juru bicara Menlu Rusia Maria Zakharova mengatakan, Moscow berharap AS dapat memberikan penjelasan atas serangan mereka ke pangkalan udara Suriah. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL