Washington, LiputanIslam.com–Duta AS untuk PBB,  Nikki Haley, menyatakan bahwa AS “tanpa diragukan lagi” akan memveto draft resolusi PBB yang menyerukan perlindungan  warga Palestina di Gaza.

Resolusi tersebut diperkirakan akan disahkan  melalui pengumpulan suara oleh Dewan Keamanan PBB pada hari ini (1/6/18) jam 7 malam waktu setempat.

Haley pada hari Kamis kemarin menyebut draft resolusi yang dibuat oleh Kuwait atas nama negara-negara Arab itu  sebagai “pendekatan satu pihak yang tidak bermoral dan hanya akan merusak upaya perdamaian antara Israel dan Palestina.”

“Tidak ada satu pun sebutan tentang Hamas dalam resolusi itu,, ketika Hamas sangat bertanggung jawab atas kekerasa di Gaza baru-baru ini. Draft it mengkritik penggunaan kekerasan yang eksesif dan diskriminatif oleh tentara Israel kepada sipil Gaza, ketika faktanya Hamas lah yang menembakkan 70 roket secara diskriminatif kepada kota-kota Israel pada minggu ini,” demikian pernyataan Haley dalam sebuah  tulisan.

“Mereka yang setuju dengan resolusi ini akan memperjelas ketidakmampuan mereka untuk  berperan  dalam negosiasi perdamaian  apapun antara kedua negara,” lanjutnya.

Draft resolusi dari Kuwait itu dipresentasikan sejak dua minggu lalu. Isinya menyerukan “pertimbangan tindakan untuk menjamin keamanan dan perlindungan” sipil Palestina.

Sebelumnya, Haley terang-terangan mendukung Israel di PBB  setelah tentara Israel membunuh lebih dari 60 demonstran tak bersenjata Palestina dan melukai ribuan lainnya dalam demo  Great Return March pada awal bulan ini.

Dia pun sempat melakukan walk out ketika duta dari Palestina, Riyad Mansour mulai bicara dalam sebuah pertemuan DK PBB. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*