New York, LiputanIslam.com– Pengadilan New York, AS, meminta pemerintah Iran untuk membayar ganti rugi sebanyak lebih dari $6 milyar kepada korban serangan teror 9/11.

Hal ini dianggap aneh karena kebanyakan pelaku teror dan pembajak pesawat dalam tragedi 9/11 berkewarganegaraan Saudi dan tidak ada investigasi yang menemukan hubungan dengan Iran.

Dalam pengadilan pada Selasa (1/5/18), hakim federal George Daniels menyatakan bahwa pemerintah Iran, bank sentral negara, dan Garda Revolusi Islam Iran bertanggung jawab atas kematian lebih dari 1.000 orang dalam serangan 11 September.

Sang hakim menuntut kompensasi $12,5 juta untuk setiap pasangan korban, $8,5 juta untuk orangtua, $8,5 untuk anak, $4,25 juta untuk saudara.

Pemerintah AS berkemungkinan mengambil millyan dollar tersebut dari aset-aset warga Iran yang dibekukan di AS dan Eropa selama bertahun-tahun terakhir.

Pemerintah Iran belum merespon hal ini, namun mereka pernah menolak tuduhan serupa pada masa lalu, melihat fakta bahwa tidak ada satu pun pelaku 9/11 berwarga negara Iran, dan tidak ada investigasi yang menemukan hubungan langsung dengan Iran.

Sebanyak 15 dari total pelaku adalah warga negara Arab Saudi, 2 dari UAE, 1 dari Egypt, dan satu dari Lebanon.

Namun, gugatan AS yang sejak awal diajukan pada 2004, masih mengklaim bahwa Tehran entah bagaimana mendukung para pembajak pesawat dan menyediakan pelatihan dan bantuan dana. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL