MPR_-_DPR_RI_84Jakarta, LiputanIslam.com – Disaat rakyat harus membanting tulang demi mendapatkan sesuap nasi, tidak demikian halnya dengan anggota MPR RI. Bahkan sekedar untuk menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden saja, mereka mendapatkan honor sebesar 600.000 rupiah.

Sekretaris Jenderal MPR, Edi Siregar, mengatakan kehadiran anggota dewan pada pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla, tidaklah gratis. Ia mengatakan, honor itu hanya diperuntukkan pada anggota DPR/MPR yang hadir. Sementara yang tidak hadir, tidak akan mendapatkan honor tersebut.

Namun demikian, katanya, honor yang diterima tidak utuh sebesar nilai tersebut. Karena menurutnya, honor akan dipotong sebesar 15% untuk pajak negara.

Di lain kesempatan, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zukifli Hasan menuturkan untuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Senin, 20 Oktober 2014, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar. Dia mengklaim anggaran tersebut lebih murah, daripada anggaran pelantikan bupati.

“Pelantikan ini lebih murah dari pelantikan bupati, cuma Rp1 miliar biayanya,” kata Zulkifli, seperti dilansir Vivanews, 18 Oktober 2014.

“Biaya Rp1 miliar dengan 1.200 undangan saya rasa tidak kecil namun juga tidak terlalu berlebihan,” tambah dia, namun tidak merinci pos pengeluaran dari anggaran tersebut.

Pimpinan MPR sepekan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih mengunjungi dan mengundang para tokoh nasional, tokoh agama, dan ketua umum partai politik, antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ketiga B.J Habibie, dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj.

Selanjutnnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL