South Korea ferry sinkingSeoul, LiputanIslam.com — Wakil Kepala Sekolah korban kecelakaan ferry yang menelan korban ratusan anak sekolah menengah yang tengah berlibur, ditemukan bunuh diri, hari Jumat kemarin (18/4). Sementara 274 korban tragedi tersebut masih belum juga ditemukan.

Kapal ferry Sewol yang mengangkut 476 penumpang dan awak kapal, tenggelam hari Rabu (16/4) saat dalam perjalanan dari kota pelabuhan Incheon menuju pulau wisata Jeju.

Kang Min-gyu (52 tahun) wakil kepada sekolah menengah yang menemani murid-muridnya dalam kapal tersebut merupakan salah satu korban yang selamat dan turut terlibat dalam pencarian korban. Namun ia menghilang sehari kemudian hingga ditemukan telah meninggal tergantung di atas pohon di luar sebuah gimnasium di kota Jindo pada hari Jumat.

Menurut polisi King tidak meninggalkan catatan apapun sebelum melakukan aksinya.

Sampai saat ini otoritas Korea menyatakan sebanyak 28 orang telah ditemukan tewas dalam musibah itu dan 179 lainnya selamat. Namun masih terdapat ratusan korban lainnya yang belum ditemukan, sebagian besar dari mereka adalah pelajar sekolah menengah Danwon yang terletak di luar kota Seoul. Mereka hendak menghabiskan liburannya di pulau Jeju.

Para penyelam menghadapi kesulitan menemukan korban yang terperangkap di dalam kapal akibat ombak yang besar dan air yang kotor.

Penyelidikan atas musibah laut terbesar di Korea selama 21 tahun terakhir itu kini dipusatkan pada 3 faktor: keteledoran awak kapal, penempatan barang-barang kargo, dan kerusakan pada kapal, meski kapal mengantongi sertifikat kelaikan jalan yang lengkap.

Aparat penyidik juga memeriksa serius kapten kapal Lee Joon-seok (69 tahun) yang diketahui tidak melakukan tindakan pertolongan apapun dan melarikan diri dari kapalnya. Pada hari Jumat (18/4) Jaksa telah mengeluarkan perintah penahanan terhadapnya.(ca/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL