gorbachevMoskow, LiputanIslam.com — Mantan pemimpin Rusia Mikhail Gorbachev menyebut Presiden AS Barack Obama sebagai “bebek lumpuh”. Hal itu disampaikannya menanggapi sikap Obama dalam pertemuan G-20 di Australia akhir pekan lalu.

“Obama adalah bebek lumpuh. Orang tidak boleh menyelesaikan pekerjaannya dengan cara setengah-setengah seperti itu. Ia hanya melemparkan tuduhan ke sana sini. Disayangkan, ia tidak lagi berguna. Saya bisa berfikir lebih baik daripadanya,” kata Gorbachev kepada radio Rusnovosti, Russia Today melaporkan, Selasa (18/11).

Dalam pertemuan G-20 tersebut, Obama sekali lagi melemparkan tuduhan kepada Rusia sebagai ancaman keamanan dunia. Ini adalah kali ke-sekian Obama menyamakan Rusia dengan ISIS dan virus ebola.

Gorbachev beberapa waktu lalu mengatakan, ancaman global seperti ebola dan terorisme ISIS, sebagaimana ancaman lingkungan dan ekonomi, seharusnya membuat negara-negara saling mendekat, dan bukannya justru semakin menjauh.

“Di depan ancaman yang dihadapi bersama, kita bisa kembali menemukan bahasa yang sama. Akan tidak mudah, namun tidak ada cara lain,” kata Gorbachev kepada Rossiyskaya Gazeta menjelang peringatan pembongkaran Tembok Berlin minggu lalu.

Russia Today menyebut, pertemuan G-20 telah berubah dari ajang pertemuan ekonomi menjadi pertemuan politik, dengan konflik Ukraina sebagai pembicaraan utama.

Sebutan “bebek lumpuh” kepada Obama oleh Gorbachev usai pidatonya di pertemuan G-20, bukanlah satu-satunya. Senator AS Ian Macdonald juga menyebut obama sebagai “bebek lumpuh seorang presiden”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL