gorbachev.siMoskow, LiputanIslam.com — Penerima hadiah Nobel Perdamaian dan mantan pemimpin Rusia Mikhail Gorbachev memuji Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penyelamat bangsa dari ancaman disentegritas.

Pernyataan tersebut disampaikan Gorbachev dalam presentasi peluncuran buku terbarunya “After the Kremlin”, hari Jumat (26/12). Demikian Russia Today melaporkan, Sabtu (27/12).

“Saya rasa kita semua, warga negara Rusia, harus mengingat bahwa Putin telah menyelamatkan Rusia dari ancaman keruntuhan. Banyak wilayah kita sudah tidak lagi mengakui konstitusi kita. Ada lebih dari 100 konstitusi lokal yang berbeda dengan konstitusi Rusia,” kata Gorbachev.

Gorbachev menyebut bahwa tindakan Putin menyelamatkan Rusia pada saat kondisi kritis merupakan sebuah keberhasilan bersejarah. Gorbachev juga mengakui telah mengenal Putin sejak menjadi bawahannya yang disebutnya sebagai pribadi yang bersisiplin dan memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang baik.

Sementara tentang krisis di Ukraina, Gorbachev mengatakan bahwa kedua pihak harus menghentikan pertempuran dan beranjak ke meja perundingan.

“Semua dari kita, baik para politisi maupun masyarakat umum, prihatin dengan kondisi yang terjadi di Ukraine. Dan fakta bahwa pemerintah kita membantu warga yang mengalami kesulitan di sana, itulah yang menjadi keistimewaan kita,” kata Gorbachev seraya menambahkan bahwa konflik di Ukraina hanya bisa diselesaikan melalui dialog.

Mengenai ketegangan hubungan Rusia dengan AS dan Uni Eropa, Gorbachev mendesak kepada para politisi berpengaruh di AS dan Uni Eropa untuk menyatakan pendapatnya menentang memburuknya hubungan internasional. Ia mengatakan bahwa beberapa tokoh politik yang berhubungan dengannya mengatakan bahwa tanda-tanda terjadinya Perang Dingin II telah mulai tampak.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL