Glenn Tolak ISIS

Glenn Tolak ISIS

Jakarta, LiputanIslam.com — Aksi penolakan terhadap organisasi teroris transnasional ISIS yang disebarluaskan melalui petisi di Change.org, mendapat respon positif, salah satunya dari Glenn Fredly. Dari pantauan Liputan Islam, penyanyi bersuara emas ini juga turut menandatangani  petisi tolak ISIS yang diprakarsai oleh Majelis Taklim Al-Mukhlisin Banjarmasin.

Melalui akun Twitter-nya, 3 Agustus 2014, Glenn mengajak follower-nya untuk turut tolak ISIS. Dan hingga berita ini diturunkan, petisi ini telah ditandatangani oleh 10.131 orang.

Berbagai alasan dikemukakan mengapa masyarakat menolak ISIS, diantaranya adalah karena ISIS tidak sesuai dengan ideologi bangsa, yaitu Pancasila, yang  mengakui dan menghormati keberagaman.  Ada juga yang menyatakan, bahwa ISIS tidak sesuai dengan agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Senada dengan Glenn Fredly, Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI),  Prof Nanat Fatah Natsir, juga  menyatakan bahwa ICMI menolak kehadiran ISIS di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Ideologi ISIS bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Masyarakat Indonesia harus bekerja sama, terutama dengan pihak keamanan agar gerakan ISIS tidak berkembang di Indonesia,” kata Nanat Fatah Natsir, seperti dilansir Antaranews, Rabu, 6 Juli 2014.

Mantan rektor UIN Bandung itu mengatakan umat Islam Indonesia harus mengembangkan Islam sebagai rahmatan lil alamiin yang damai, sejuk dan terhindar dari cara-cara kekerasan.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menko Polhukam Djoko Suyanto juga telah menyatakan dengan tegas, menolak paham ISIS berkembang di Indonesia karena tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Pemerintah dan negara menolak dan tidak mengizinkan paham ISIS berkembang di Indonesia karena tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan ke-bhinekatunggalika-an kita di bawah NKRI,” kata Djoko Suyanto.

Djoko mengatakan setiap pengembangbiakan paham tersebut harus dicegah dan Indonesia tidak boleh menjadi tempat bersemayam paham ISIS/IS. Ia menegaskan bahwa warga Indonesia harus menghormati negaranya sendiri yang menganut asas Bhineka Tunggal Ika yang terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan golongan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL