gereja protestan peancisParis, LiputanIslam.com — Gereja Protestan terbesar Perancis, United Protestant Church of France, memutuskan untuk mengesyahkan perkawinan pasangan sesama jenis (homoseksual). Langkah ini menyusul 2 tahun setelah pemerintah Perancis melegalkan perkawinan ini.

United Protestant Church of France, yang mengklaim memiliki 400.000 penganut merupakan gabungan dari 2 gereja Protestan Reformed Church dan Evangelical Lutheran Church. Di Perancis gereja ini memiliki penganut terbesar keempat setelah Katholik, Yahudi dan Islam.

Russia Today melaporkan, Senin (19/5), keputusan melegalkan perkawinan sejenis itu didukung oleh 94% pendeta. Meski demikian, pendeta-pendeta yang menolak keputusan itu tidak akan dipaksa untuk mensyahkan perkawinan sejenis.

“Ini adalah pilihan, bukan kewajiban. Setiap pastor and dan ‘parish’ bebas untuk mengimplementasikan perubahan ini,” kata jubir gereja tersebut.

Sebelumnya, Popular Evangelical Mission, gereja Protestan lain yang lebih kecil, telah terlebih dahulu mengesyahkan perkawinan sejenis.

Pada bulan Mei 2013 pemerintah Perancis mengesyahkan UU perkawinan sejenis. Hal ini memicu terjadinya aksi-aksi demonstrasi di seluruh Perancis oleh mayoritas warga Perancis yang merupakan penganut Katholik.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL