London, LiputanIslam.com—Ratusan demonstran menyerbu ke jalanan London untuk meminta Perdana Menteri Theresa May turun jabatan setelah Partai Konservatif-nya gagal meraih suara mayoritas di pemilu.

Para demonstran ini berkumpul di Parliament Square pada Sabtu (10/7/17), dan meneriakkan slogan protes terhadap May dan aliansi partainya yaitu Northern Irish Democratic Unionist Party (DUP).

Mereka membawa spanduk bertuliskan, “You MAY go now“, “Berharap DUP pergi” dan “DUP+May sashay away.”

“Untuk semuanya, pesan kami kepada Theresa May adalah ini: Exit artinya Exit.” ujar seorang pengunjuk rasa.

Mereka juga memprotes keputusan May yang tetap mempertahankan kekuasaannya meski partainya telah kalah.

“Dia benar-benar harus menerima kenyataan. Dia tidak menang,” ujar lainnya.

Sebelumnya pada bulan April lalu, May memerintahkan digelarnya sebuah pemilu bernama snap election dengan harapan dirinya meraup suara mayoritas yang dapat memperkuat posisinya sebelum menghadapi negoisasi sulit dengan Uni Eropa tentang keluarnya Inggris dari blok tersebut (Brexit).

Pemilu yang dicanangkan May ini namun tak berjalan sesuai rencana. Pemilih Inggris memberikan pukulan telak kepadanya, Partai Konservatif pendukung May gagal mendapat suara mayoritas.

Partai Konservatif hanya memenangi 318 kursi dari 650 member House of Commons (parlemen), diikuti oleh partai rival, Partai Buruh dengan 262 kursi. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL