Tel Aviv, LiputanIslam.com—Ratusan warga Israel menggelar demonstrasi lagi di Tel Aviv pada Sabtu (10/3/18) untuk memprotes kasus korupsi PM Benjamin Netanyahu dan menuntut sang pemimpin untuk turun jabatan.

Demo yang diadakan di pusat kota ini dihadiri peserta aksi yang membawa plakat dan meneriakkan slogan anti-rezim.

Demo semacam ini telah dilakukan setiap minggu selama berbulan-bulan. Terkadang, aksi dilakukan di depan rumah Jaksa Agung Avichai Mandelblit di kota Petah Tikva.

Mandelblit adalah orang yang dapat memutuskan apakah Netanyahu akan didakwa atas kasus penipuan dan penyuapan.

“Saya percaya kami mampu mengubah beberapa hal karena ada banyak orang turun ke jalanan,” kata salah satu peserta aksi, Shalit Chuli.

“Saksi-saksi penuntut adalah orang yang sangat dekat dengan Bibi (Netanyahu) dan juga sama-sama kriminal, kalau tidak mereka tidak akan diterima sebagai saksi penuntut,” ucapnya.

Rencana pendakwaan ini juga telah membuat para pejabat oposisi rezim Israel meminta Netanyahu turun jabatan. Beberapa dari mereka adalah ketua Partai Buruh, Avi Gabbay,  dan partai oposisi Yesh Atid, Yair Lapid.

Di hari yang sama dengan gelaran aksi demo, pihak Netanyahu mengaku telah berbicara dengan rekan-rekan koalisinya. Menurut laporan media Ha’aretz, dalam pembicaraan itu, sang PM meminta rekan-rekan politisinya untuk “selalu bersamanya” di tengah krisis yang dihadapi. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*