BIN gayatriAmbon, LiputanIslam.com–Gayatri Wailissa, gadis ajaib yang menguasai 14 bahasa asing yang meninggal pada Kamis (23/10/2014). ternyata anggota Badan Intelijen Negara (BIN) di Jakarta. Hal ini diungkap Ayah Gayatri, Dedi Wailissa. Dia mengakui, anak sulungnya sudah mengikuti pendidikan selama tiga bulan. Dalam pelatihan itu, Gayatri mendapat pendidikan berenang, kungfu, menembak, dan juga menyetir.

“Sebelum meninggal, di lapangan olah raga, dia merasa pusing saja, dan kemudian ditawari minum teh manis. Tapi, sebelum minum teh manis, dia langsung tak sadarkan diri,” kata ayah Gayatri, Dedi, di Aula Kodim sesaat sebelum dia dibawa ke Taman Makam Bahagia Ambon, Sabtu 25 Oktober 2014.

Selama mengikuti pendidikan BIN, Gayatri dipantau langsung oleh Kasad TNI-AD, Panglima TNI, dan juga sejumlah perwira TNI lainnya.

Pada Sabtu 25 Oktober 2014, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Maluku Brigjen TNI Gustaf Agus Irianto diberitakan menyambangi rumah duka almarhumah Gayatri Wailissa di Ambon, Maluku,

Seperti dilaporkan Vivanews, Gustaf datang dengan berpakaian sipil dan didampingi tiga pengawal. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Kepala BIN mengenai kedatangannya ke rumah duka Gayatri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gayatri dijuluki anak ajaib karena menguasai 14 bahasa asing dengan aktif, antara lain Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, dan India, Rusia dan bahasa Tagalog. Yang lebih mengagumkan, Gayatri mempelajari semua bahasa itu tanpa kursus, melainkan lewat buku dan film. Karena kemampuan yang menakjubkan itu, Gayatri didapuk menjadi duta Kodam XVI/Pattimura. Gayatri juga pernah menjadi Duta ASEAN untuk Indonesia di bidang anak mewakili Indonesia. Di bulan Maret 2014 lalu, Gayatri mendapatkan penghargaan Young Hero Award 2014 dari acara Kick Andy di Metrotv.

Gayatri tiba-tiba jatuh pingsan saat berolah raga di kawasan Senopati, Jakarta Senin (20/10). Gayatri sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Dokter menyatakan bahwa Gayatri meninggal karena mengalami pendarahan di otak pada Kamis (23/10). (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL