Foto: Merdeka

Foto: Merdeka

LiputanIslam.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil mengungkap dua pabrik mie basah di Desa Nanggerang, yang terbukti menggunakan formalin, sebuah senyawa beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Bayangkan saja, dalam satu hari pabrik itu memproduksi 6 ton mie basah yang dijual di Tangerang, Depok, Bogor dan Jakarta,” kata Kepala Badan POM Roy A Sparringa di Jakarta, Selasa (14/10/2014) seperti dilansir Antara.

Menurutnya, berdasarkan kasus dalam lima tahun terakhir, mie basah merupakan produk makanan yang paling banyak menggunakan formalin. Karenanya, ia meminta para kepala daerah untuk melakukan monitoring terhadap penyaluran dan penyalahgunaan zat berbahaya.

“Gubernur, bupati, wali kota dan dinas terkait harus ikut mengawasi distribusi, retail serta penyaluran bahan zat berbahaya untuk makanan,” ujar Roy.

Roy menghimbau agar konsumen meningkatkan kewaspadaannya terhadap permasalahan ini. “Kenali ciri-ciri bahan makanan yang sehat dan juga kenali ciri-ciri makanan yang mengandung formalin maupun pengawet lainnya,” ujarnya.

Seperti dikutip di sini, berikut adalah ciri-ciri makanan yang mengandung formalin:

Mie basah: tidak lengket, sangat kenyal, serta tidak mudah rusak dan tahan dalam jangka waktu lama.
Tahu: teksturnya yang terlampau keras, kenyal, tapi tidak padat, tidak mudah rusak dalam waktu lama.
Ikan: insang berwarna merah tua, tidak cerah atau bukan merah segar, tidak berbau khas ikan asin, warna daging putih bersih, kenyal dan tak mudah rusak, tidak mudah patah, agak keras serta tidak dihinggapi lalat.
Bakso: tekstur sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar, jika dibelah di dalamnya tampak warna merah tua mencolok tidak wajar.
Daging ayam: tekstur daging kencang, tak mudah rusak dan tak disukai lalat.

Mengapa Formalin Harus Diwaspadai?

Formalin merupakan bahan beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Jika kandungannya dalam tubuh tinggi, akan bereaksi secara kimia dengan hampir semua zat di dalam sel sehingga menekan fungsi sel dan menyebabkan kematian sel yang menyebabkan keracunan pada tubuh.

Selain itu, kandungan formalin yang tinggi dalam tubuh juga menyebabkan iritasi lambung, alergi, bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan bersifat mutagen (menyebabkan perubahan fungsi sel/jaringan), serta orang yang mengonsumsinya akan muntah, diare bercampur darah, kencing bercampur darah, dan kematian yang disebabkan adanya kegagalan peredaran darah.

Formalin bila menguap di udara, berupa gas yang tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyesakkan, sehingga menyakitkan hidung, tenggorokan, dan mata. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL