eric meijerJakarta, LiputanIslam.com — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk secara resmi membuka penerbangan langsung, pulang-pergi Surabaya – Jeddah, Arab Saudi. Ini merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk memperluas jaringan penerbangannya di rute internasional.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, Erik Meijer, mengatakan dengan adanya jalur langsung Surabaya – Jeddah, maka para pengguna jasa Garuda, khususnya yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya, semakin mudah menunaikan ibadah umrah.

“Para penumpang tidak perlu lagi harus terbang lebih dulu ke Jakarta,” kata Erik dalam rilisnya, Minggu (13/4).

Rute Surabaya – Jeddah rencananya akan dilayani empat kali dalam seminggu, yakni Senin, Rabu, Jum’at dan Minggu. Garuda menggunakan pesawat berbadan lebar, Boeing 747-400, berkapasitas 454 penumpang (21 penumpang di kelas bisnis dan 433 penumpang di kelas ekonomi).

Penerbangan Surabaya – Jeddah dilayani pesawat GA 984, berangkat dari Surabaya pukul 06.40 WIB dan tiba di Jeddah pada pukul 13.00 LT. Dari Jeddah – Surabaya dengan pesawat GA 985, berangkat pukul 15.00 LT, dan tiba di Surabaya pukul 05.40 WIB.

Sejalan dengan ekspansi yang terus dilaksanakan Garuda melalui program jangka panjang, Quantum Leap 2011-2015, pada 2014 ini, Garuda Indonesia akan mendatangkan 27 pesawat baru, terdiri dari 2 pesawat B777-300, 4 pesawat A330, 12 pesawat B738, 3 pesawat CRJ, dan 6 pesawat ATR 72-600. Dengan pengambangan armada tersebut, maka pada akhir 2014, Garuda Indonesia akan memiliki armada dengan usia rata-rata 4.5 tahun.

Jalur Makasar-Medan-Jeddah

Selain jalur Surabaya – Jenddah, PT Garuda juga berencana melayani penerbangan langsung ke Jeddah dari Makassar dan Medan, mulai 1 Mei 2014 mendatang.

“Para pengguna jasa Garuda dari Makassar dan Medan dapat melaksanakan ibadah umrah lebih nyaman karena tidak perlu lagi mengganti pesawat di Jakarta” tambah Erik Meijer.

Sama dengan tujuan membuka jalur penerbangan langsung Surabaya – Jeddah, pembukaan rute Makassar – Medan – Jeddah, juga merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia memperluas jaringan penerbangan rute internasional.

Untuk melayani rute Makassar – Medan – Jebddah, Garuda juga menggunakan pesawat wide body jenis Boeing 747-400 yang berkapasitas 454 penumpang (21 penumpang di kelas eksekutif, dan 433 penumpang di kelas ekonomi). Penerbangan dilakukan tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis dan Sabtu.

Pesawat GA 626 dari Makassar terbang pukul 04.55 WIT dan tiba di Medan pukul 07.10 WIB. Kemudian dilanjutkan penerbangan Medan – Jeddah dilayani dengan pesawat GA 986, berangkat dari Medan pukul 08.40 WIB dan tiba di Jeddah pada pukul 13.00 LT.

Penerbangan dari Jeddah – Medan – Makassar dilayani dengan pesawat GA 987. Berangkat dari Jeddah pukul 15.00 LT dan tiba di Medan pukul 02.55 WIB, kemudian dilanjutkan penerbangan Medan – Makassar dilayani dengan pesawat GA 627, yang berangkat dari Medan pukul 05.00 WIB dan tiba di Makassar pukul 09.40 WIT.

Dengan begitu Garuda Indonesia melayani penerbangan langsung ke Jeddah melalui empat kota besar di Indonesia. Dari Jakarta (13x seminggu), Surabaya (4x seminggu), dan dari Makassar serta Medan (3x seminggu).(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL