Sumber: Sputnik

Moskow,LiputanIslam.com—Kementerian Luar Negeri Rusia mengabarkan, delegasi khusus pemerintah Rusia untuk Afghanistan telah melakukan pertemuan dengan kelompok militan Taliban di Moskow.

“Delegasi Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, telah menerima utusan Taliban di Moskow,” ucap kementerian tersebut, seperti dilansir oleh Sputnik pada Sabtu (14/9).

“Rusia menekankan perlunya dialog antara Amerika dan Taliban. Sebaliknya, Taliban telah menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan dialog dengan Washington,” tambahnya.

Selama beberapa bulan terakhir, kelompok Taliban dan Amerika Serikat telah menegosiasikan sebuah perjanjian damai, yang diharapkan bisa mengeluarkan semua pasukan asing dari Afghanistan. Sebagai gantinya, Taliban menjamin akan memutus hubungan dengan organisasi-organisasi teroris, dan memastikan Afghanistan tidak akan menjadi surga bagi kelompok teroris. Namun, Taliban mensyaratkan pertemuan itu tanpa pemerintah Afghanistan. Sebab, Taliban menganggap pemerintah sebagai “boneka” AS.

Beberapa waktu lalu, Presiden AS, Donald Trump, membatalkan rencana negosiasi yang akan digelar bersama Taliban dan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, di Maryland. Trump berdalih, pembatalan ini terjadi karena Taliban telah melakukan serangan di Ibu Kota Kabul dan menewaskan seorang pasukan AS.

Baca: Taliban Bersumpah Akan Kobarkan Perang Usai Trump Batalkan Negosiasi

Merespon putusan tersebut, Taliban mengancam akan membantai pasukan AS jika Trump benar-benar membatalkan rencana negosiasi. (fd/Sputnik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*