Gaza, LiputanIslam.com—Puluhan demonstran Palestina terluka oleh tentara Israel dalam aksi demo Great Return March lanjutan di perbatasan Gaza.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan Palestina, demo pada Jumat (22/6/18) itu mengakibatkan 206 kasus luka-luka dan masalah pernapasan. 44 kasus luka-luka diakibatkan oleh tembakan dari tentara Israel.

Said Khatib/ AFP

Menurut laporan dari Middle East Eye, tentara Israel menembakkan gas air mata dan peluru dalam jumlah banyak, sementara para demonstran Palestina membakar ban-ban untuk menghalangi pandangan para penembak Israel.

Khaled Omar/ Global Look Press

Foto di atas memperlihatkan asap hitam dari pembakaran ban-ban dan para demonstran yang terluka yang mendapat perawatan dari petugas medis.

Majdi Fathi/ Global Look Press

Aksi demo kali ini diberi tajuk “Friday of the Wounded,” di mana warga Palestina membawa balon-balon yang ditempeli nama dan wajah demonstran yang meninggal dunia dalam aksi Great Return March yang berlangsung sejak 85 hari yang lalu.

Majdi Fathi/ Global Look Press

Menurut Red Cross, total terdapat 120 orang yang terbunuh dan lebih dari 13.000 terluka sepanjang rangkaian demo Great Return March.

Said Khatib/ AFP

Pada awal bulan ini, budan HAM Human Rights Watch menyatakan bahwa kematian warga Palestina oleh tentara Israel dapat disebut sebagai kejahatan perang. Mereka pun menuntut pejabat militer Israel agar bertanggungjawab atas tragedi ini. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*