saudi-israelLiputanIslam.com – Bersamaan dengan tersiarnya kabar mengenai adanya proses terbentuknya “koalisi baru Arab dan Israel”, Kepala Dinas Rahasia Israel Mossad, Tamir Pardo, dikabarkan telah melakukan kunjungan rahasia ke Riyadh, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan sejawatnya di sana. Demikian diberitakan lembaga pemberitaan Iran, Fars News Agency (FNA), berdasarkan laporan koran Israel Today (IT), Kamis (11/12).

Menurut FNA, berbagai surat kabar dan pusat kajian di Israel dalam satu pekan terakhir ini mengabarkan proses pendekatan sikap antara negara-negara Arab di satu pihak dan Israel di pihak lain hingga taraf yang mengarah kepada terbentuknya sebuah koalisi baru.

IT Rabu (10/12) melaporkan bahwa Tamir Pardo dalam kunjungannya belum lama ini ke Riyadh telah mengadakan pertemuan dengan sejawatnya di Saudi, Khaled bin Bandar. Laporan ini tersiar setelah beberapa hari sebelumnya Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry dalam pernyataannya di Saban Center for Middle East Policy yang bernaung di bawah Brooking Institution telah mengungkapkan bahwa sejumlah negara Arab sedang berada dalam proses pembentukan koalisi dengan Israel untuk melawan kelompok-kelompok tertentu seperti Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas.

FNA menyebutkan bahwa hingga 24 jam setelah tersiarnya kabar mengenai kedatangan Pardo ke Riyadh belum ada tanggapan apapun dari pemerintah Riyadh.

Perang Minyak Terhadap Iran

Bersamaan dengan perang ekonomi Riyadh terhadap Teheran dengan cara membanting harga minyak, IT juga menyebutkan hasrat Saudi untuk membekali Israel dengan minyak.

“Menteri Perminyakan Saudi Ali al-Naimi belakangan ini (dalam pertemuan para menteri OPEC) menyatakan siap memberikan minyak kepada Israel,” tulis IT, seperti dikutip FNA.saudi-israel2

Dalam pertemuan itu al-Naimi juga menyatakan negaranya tidak membenci negara manapun, termasuk Israel, dan Riyadh siap menjual minyak ke negara manapun, tak terkecuali Israel.

“Sebagian besar dunia Arab mengakui Israel, dan tak ada kendala apapun bagi kerjasama perdagangan dengannya (Israel),” tulis IT, mengutip pernyataan al-Naimi.

IT menambahkan bahwa kerjasama antara Arab Saudi dan Israel yang dalam beberapa tahun terakhir berjalan secara terselubung kini mulai terungkap.

Koalisi Arab – Israel

Kabar kunjungan rahasia pemimpin MOSSAD ke Saudi tersiar, sementara Kerry dalam pidatonya di Saban Center for Middle East Policy Senin lalu (8/12) telah menyinggung soal koalisi beberapa negara Arab – tanpa menyebutkan nama- dengan Israel untuk mematahkan aktivitas Hamas dan kelompok-kelompok militan lain.

“Mereka (negara-negara Arab) mengatakan kepada saya kesiapan mereka berdamai dengan Israel. Mereka mengatakan bahwa sekarang ini mereka dapat membentuk koalisi internasional baru anti Hamas, Jihad Islam dan lain-lain,” ungkap Kerry.

Menurutnya, “kekerasan yang terjadi belakangan ini” di Timur Tengah merupakan alasan mengapa sekarang ada persiapan-persiapan tertentu untuk membentuk koalisi regional yang melibatkan Israel dan negara-negara Arab.

Dalam pembicaraannya mengenai aksi-aksi teror yang terjadi Timur Tengah, Kerry mengatakan, “Kita sedang menyaksikan kemungkinan terbentuknya perjanjian regional baru antarnegara yang memiliki sedikit persamaan tapi semuanya sepakat menolak kekerasan.”

Kesamaan Kepentingan Saudi – Israel Anti Iran

Joshua Teitelbaum peneliti Israel dari Begin-Sadat Center for Strategic Studies (BESA) yang bernaung di bawah Universitas Bar Ilan mengakui adanya kesamaan interes antara Saudi dan Israel.

“Persamaan ini bisa jadi akan mendorong Riyadh untuk memberikan bantuan-bantuan signifikan kepada Israel apabila Tel Aviv mengambil keputusan untuk menyerang instalasi nuklir Iran,” katanya, seperti dikutip FNA.

Kajian yang dipublikasikan BESA belum lama ini menjelaskan bahwa bisa jadi Saudi akan mengizinkan wilayah udaranya dilintasi oleh jet-jet tempur Israel, dan bahkan tidak tertutup pula kemungkinan Saudi juga akan menyuplai bahan bakar untuk jet-jet tempur negara Zionis tersebut.

Lebih jauh lagi, Teitelbaum mengatakan tidak mustahil Saudi juga akan memberikan pertolongan kepada para pilot Israel jika jet tempur Israel mengalami kecelakaan dalam serangannya ke Iran.

Dia juga memastikan AS memainkan peranan penting di balik tergalangnya koordinasi Saudi-Israel, dan tidak kecil kemungkinan Riyadh dan Tel Aviv telah membuat rencana-rencana kolektif mengenai rudal-rudal balistik Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL