Sumber: nu.or.id

Bandar Lampung, LiputanIslam.com– Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Lampung, KH Abdul Syukur mengatakan pentingnya pendidikan kader seperti yang dilakukan Nahdlatul Ulama (NU) dalam upaya mencegah berkembangnya radikalisme dan terorisme. Sebab, didalam pendidikan kader diajarkan tentang wawasan kebangsaan dan Islam yang ramah.

“Ini untuk meneguhkan kita umat Islam Indonesia untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, memupuk ukhuwah Islamiyah (persaudraan sesama muslim) dan ukhuwah wathaniyah (sebangsa) serta ukhuwah basyariyah (sesama manusia),” ucapnya di Bandar Lampung pada Selasa (15/10).

Terlebih para kader biasanya ditanamkan rasa cinta tanah air yang kuat, menjaga keutuhan NKRI dan setia pada ideologi bangsa Pancasila. “Pancasila sebagai landasan ideologi kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, UUD RI 1945 harus kita amalkan,” katanya.

“Bhineka Tunggal Ika harus mampu menumbuhkan dan memupuk persatuan serta kesatuan dengan tetap menghormati perbedaan ras, suku, agama, budaya, tetap saling rukun, harmoni dan toleran,” tambahnya.

Baca: Densus 88 Tangkap Suami Istri Terduga Teroris di Malang

Saat ini Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), lanjut Kiai Abdul, telah melakukan berbagai strategi dalam upaya pencegahan paham radikal. “Bersama kita cegah radikalisme, bersama kita jaga dan rawat NKRI, bersama kita pupuk ukhuwah (solidaritas sosial) dan bangga jadi anak bangsa yg hidup di bumi NKRI,” tandasnya. (aw/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*