bioskop mumbaiMumbai, LiputanIslam.com — Sebuah film India yang dibintangi pasangan aktor-artis Shrul Khan dan Kajol telah diputar di bioskop selama hampir 20 tahun non-stop, dan akan terus diputar hingga batas waktu yang tidak ditentukan setelah para penggemarnya memprotes penghentian pemutaran film tersebut.

Seperti dilansir BBC News, Selasa (24/2), pemilik bioskop Maratha Mandir di Mumbai, India, akhirnya membatalkan rencananya untuk menghentikan penayangan film Dilwale Dulhania Le Jayenge yang telah ditayangkan di bioskop itu sejak bulan Oktober 1995 atau hampir 20 tahun yang lalu, non-stop. Hal ini dilakukan setelah para penggemar film tersebut melakukan protes keras beberapa hari setelah penghentian pemutaran film itu minggu lalu.

Dilwale Dulhania Le Jayenge, dibintangi oleh Shahrul Khan dan Kajol dan ditayangkan perdana pada October 1995. Film tersebut seketika mengangkat kedua pemeran utama film itu menjadi aktor-artis paling populer dari sebelumnya pasangan yang kurang dikenal.

“Setelah kami menurunkan gambar film ini hari Kamis lalu (12/2), kami menerima ratusan telepon para fans yang patah hati,” kata pemilik bioskop tersebut, Manoj Desai, kepada BBC.

Dilwale Dulhania Le Jayenge atau populer dengan singkatan DDLJ, yang artinya kira-kira adalah “hati yang teguh akan mengatasi tantangan”, telah menjadi salah satu film paling laris sepanjang sejarah industri film India atau Bollywood.

“Kami menerima 230 telepon dari penggemar yang kecewa dalam waktu 2 jam setelah penghentian tayangan itu,” tambah Mandir.

Menurut Mandir, peneleponnya tidak saja datang dari Mumbai, namun juga dari berbagai penjuru India. Bahkan sebuah stasiun radio di Dubai meneleponnya, mengatakan bahwa semua warga Dubai yang datang ke Mumbai pasti menjadikan acara nonton film DDLJ sebagai salah satu tujuan utamanya.

“Kami tidak pernah mengira akan mendapatkan respon seperti ini,” kata Mandir lagi.

Menurut Mandir, keputusan untuk menghentikan pemutaran film itu diambil oleh perusahaan pembuat film Yash Raj Films (YRF), demikian juga dengan keputusan untuk melanjutkan pemutarannya. Baik Mandir maupun YRF menolak membeberkan kesepakatan antara keduanya tentang penayangan film tersebut.

Selanjutnya, untuk mendongkrak pemasukan, harga tiket film itu dinaikkan 5 rupee dan jam tayangannya pun dirubah dari jam 9.15 menjadi 11.30.

Dengan pemutaran selama 1.009 minggu, DDLJ menjadi film yang paling lama diputar non-stop di India. Dalam sebuah pidatonya saat berkunjung ke India bulan lalu, Presiden AS Barack Obama mengutip salah satu dialog dalam film itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL