dog-meat-trade_3326489bBeijing, LiputanIslam.com — Festival tahunan makanan daging anjing di kota Yulin, Provinsi Guangxi, Cina, kembali menimbulkan kontroversi di media sosial. Dalam festival musim panas ini diperkirakan 10.000 ekor anjing dibunuh dan dimasak.

Di media sosial populer Cina, Weibo, festival ini selalu memicu pertikian antara para pendukung yang menganggap hal ini sebagai ‘tradisi budaya’ dengan para aktifis penentang ‘kekejaman terhadap binatang’. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa lalu (2/6).

Festival biasanya berlangsung antara tanggal  20 sampai 22 Juni setiap tahunnya.

Meski tindakan memakan daging anjing bukan termasuk tindakan terlarang menurut hukum di Cina, opini publik terbelah tajam terkait dengan masalah ini. Namun tahun ini konflik ini bahkan telah menjadi isu internasional. Sejak awal Mei ini telah lebih dari seperempat juta kicauan dipostingkan di Twitter dengan hashtag #StopYulin2015, dengan sebagian besar kicauan berasal dari negara-negara barat seperti Inggris, AS, dan Australia.

Kelompok aktifis Duo Duo yang menjadi penentang keras festival tersebut telah mendapatkan dukungan lebih dari 200.000 penandatangan petisi anti festival. Video kelompok ini yang diunggah di YouTube juga telah dilihat 130.000 kali.

“Anjing adalah binatang sahabat manusia. Membunuh lebih dari 10.000 ekor dalam sehari adalah tindakan yang tidak benar,” kata jubir kelompok itu.

Selain itu, kelompok itu menyebut anjing-anjing yang dibunuh dalam festival itu datang dari pasar gelap yang tidak terjamin kesehatannya.

Namun para pendukung festival yang sebagian besar adalah warga lokal Cina menuduh para aktifis sebagai ‘munafik’, dan tidak menghargai nilai budaya lokal.

BBC menyebut dalam beberapa tahun ini jumlah konsumsi daging Cina mengalami peningkatan, meski tidak menyebutkan angkanya. Namun, seiring semakin banyaknya kelas menengah yang lebih penyayang terhadap anjing, penentang kebiasaan ini juga semakin banyak di Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL