trumpWashington, LiputanIslam.com–Tim kampanye Clinton meminta FBI memberikan konfimasi di depan publik terkait Donald Trump yang dituduh bekerjasama secara rahasia dengan Rusia. Namun, baru-baru ini, Direktur FBI, James Comey, menyatakan mereka tidak menemukan hubungan apapun antara Trump dan pemerintah Rusia.

Clinton telah membuat tuduhan tersebut sejak lama, dan bahkan mengklaim “semua orang tahu” bahwa tuduhan itu benar adanya.

Tim kampanye Trump sudah berkali-kali menolak tuduhan itu, tapi itu tidak membuat Clinton berhenti menyebut Trump “boneka” Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam debat presiden. Sebutan itu makin sering dilontarkan sejak FBI melapor kepada Kongres tentang kasus email privat Clinton.

Selama beberapa waktu terakhir, email-email pribadi Clinton dan tim kampanyenya dipublikasikan oleh Wikileaks dan membongkar berbagai kebobrokan Clinton selama ini, antara lain dia menyetujui agresi ke Suriah demi melindungi Israel. (baca: Wikileaks: Rothschilds Pengaruhi Kebijakan Ekonomi Clinton)

Clinton berusaha menutupi kasus ini dengan menuduh bahwa pembocoran itu didalangi Trump yang bekerjasama dengan Rusia. (ra/mintpress)

DISKUSI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL