Washington, LiputanIslam.com—Kantor berita asal Australia, The Australian, baru-baru ini melaporkan fakta mengejutkan bahwa  Facebook menargetkan anak-anak muda yang rentan secara psikologis dan emosional untuk memfasilitasi praktik-praktik periklanan gelap.

Tuduhan ini disampaikan The Australian berdasarkan dokumen  internal Facebook. Perusahaan media sosial raksasa itu disebutkan telah melakukan ekspolitasi atas mood dan rasa tidak aman para pengguna usia remaja.

Dokumen rahasia itu menjelaskan bahwa dengan memonitor postingan, komentar, dan interaksi di situs, Facebook bisa menemukan kapan para remaja dari usia 14 tahun sedang merasa “kalah”, “bingung”, “stres”, “cemas”, “gugup”, “bodoh”, “gila”, “tidak berguna” dan “gagal”.

Informasi itu dikumpulkan dengan sistem analisis yang dapat digunakan para pengiklan untuk menargetkan pengguna remaja ketika kondisi emosi mereka sedang buruk.

Sementara Google menjadi raja di dunia iklan online, Facebook adalah pemain utama lain yang mendominasi industri ini yang bernilai $80 milyar pada tahun lalu.

Setelah laporan tersebut dirilis, Facebook dengan cepat memberikan permintaan maaf dan mengatakan kepada The Australian bahwa mereka akan segera melakukan investigasi atas masalah ini. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL